Selamat Datang Di Situs Resmi Pengadilan Agama Bantaeng || Media Pelayanan, Transparansi, dan Informasi Online

SIWAS MAHKAMAH AGUNG RI
Informasi Perkara Anda Informasi Keuangan Perkara Jadwal Sidang Putusan dan Penetapan Pengadilan Syarata Berperkara Layanan Informasi Layanan Informasi Layanan Pengaduan

Strict Standards: Only variables should be assigned by reference in /home/uxfcepxk/public_html/modules/mod_hot_newsflash/tmpl/default.php on line 20

Index Informasi

Agenda Sidang Keliling

Agenda Sidang Keliling Pengadilan Agama Bantaeng
Tahun 2016

No Tempat Sidang Tanggal & Waktu Pelaksanaan Jumlah Perkara
1.      
2.      
3.      
4.      

Daftar Pengembalian Sisa Panjar Perkara

Pengembalian Sisa Panjar
Yang Belum Diambil Pihak Tahun 2016
 
No Nomor Perkara Saldo
1    
     
     
HARAP PARA PIHAK UNTUK DATANG MENGAMBIL SISA PANJAR PERKARA
DIKANTOR PENGADILAN AGAMA BANTAENG


Arsip

2015

Pengembalian Sisa Panjar
Yang Belum Diambil Pihak Tahun 2015
 
No Nomor Perkara Saldo
1 0001/Pdt.G/2015 Rp.150.000
2 0026/Pdt.G/2015 Rp. 75.000
3 0034/Pdt.G/2015 Rp. 25.000
4 0036/Pdt.G/2015 Rp.100.000
5 0066/Pdt.G/2015 Rp.100.000
6 0075/Pdt.G/2015 Rp. 200.000
7 0090/Pdt.G/2015 Rp. 50.000
8 0100/Pdt.G/2015 Rp. 5.000
9 0111/Pdt.G/2015 Rp. 100.000
10 0116/Pdt.G/2015 Rp. 100.000
11 0124/Pdt.G/2015 Rp. 100.000
12 0140/Pdt.G/2015 Rp. 25.000
13 0182/Pdt.G/2015 Rp. 300.000
     
HARAP PARA PIHAK UNTUK DATANG MENGAMBIL SISA PANJAR PERKARA
DIKANTOR PENGADILAN AGAMA BANTAENG
 
KepegawaianKeuanganUmum

Mahkamah Agung RI-Qatar Tandatangani MoU Kerjasama Peradilan

in Berita
16. 11. 22
Hits: 328


Mahkamah Agung Republik Indonesia (MARI) dan MA Qatar menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) mengenai Kerja Sama di Bidang Peradilan pada tanggal 18 November 2016 di Kantor Supreme Judiciary of Council (SJC) Qatar.

Hal ini disampaikan Ketua MA, Hatta Ali, ketika mengadakan pertemuan dan dialog interaktif dengan komunitas Diaspora Indonesia di Wisma Duta dalam kunjungan Delegasi MA RI ke Qatar pada tanggal 17-19 Nopember 2016.

MoU tersebut ditandatangani oleh Ketua SJC Qatar, Masoud Muhammad Al Amiri yang juga secara ex officio sebagai Ketua MA Qatar dan Ketua MA RI. 
Menurut Hatta Ali, MoU bertujuan untuk menguatkan sistem hukum agar bermanfaat bagi masyarakat di kedua negara. Bidang kerjasama dalam MOU antara lain mencakup menejemen perkara perdata  guna mempercepat penyelesaian perkara; Implementasi tekhnologi khususnya di bidang menejemen peradilan, menejemen perkara dan pengelolaan berkas kearsipan.

Kedua pihak juga sepakat  bekerjasama dalam penerapan hukum Islam dan  peran mediasi sebagai salah satu alternatif penyelesaian sengketa dan bekerjasama dalam pelatihan menejemen peradilan, perkara dan pengembangan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan hukum acara perdata.

Menurut  Dr. Nasich Salam dengan adanya MoU, Qatar akan mengirim para hakimnya ke Indonesia guna mempelajari sistem mediasi di Indonesia, sementara Indonesia akan mempelajari sistem ekonomi syariah terkait peradilan agama.

"Utamanya meningkatkan kompetensi hakim dalam penyelesaian perkara perdata," papar Nasich, sebagaimana keterangan KBRI Qatar kepada redaksi.

Pada kesempatan bertemu Ketua MA Qatar, kedua belah pihak  saling berbagi pengalaman mengenai sistem hukum dan sistem peradilan serta kewenangan masing-masing peradilan.

Dubes Basri mengatakan, kunjungan kerja Ketua MA ke Qatar merupakan indikasi positif dari Pemerintah Indonesia dalam rangka meningkatkan hubungan bilateral khususnya di bidang yudikatif. [ysa]

Sumber : http://badilag.net,
http://politik.rmol.co

Kembali Ke Atas
Pengadilan Agama Bantaeng