Rasa tegang menjadi pecah setelah melihat ekspresi dan tingkah laku para peserta Rapid Test di Pengadilan Agama Bantaeng, gelak tawa para peserta Rapid Test melihat ekspresi rasa takut rekan-rekannya terhadap jarum suntik.

Keseruan tersebut terjadi pada tanggal 09 Juni 2020 di Ruang Sidang Utama Pengadilan Agama Bantaeng setelah dilakukan pemeriksaan Rapid Test Covid-19 seluruh jajaran Warga pengadilan Agama Bantaeng yang bekerjasama dengan tim gugus tugas Covid-19 Dinas kesehatan Kabupaten Bantaeng, hal ini dilakukan sebagai langkah antisipatif mencegah penyebaran wabah Corona Virus Desease-19 atau lebih dikenal sebagai Covid-19.

Secara bergiliran segenap pimpinan beserta staff dan PNPN Pengadilan Agama Bantaeng melakukan pemeriksaan dengan mengambil sampel darah(blood sampling) yang ditangani langsung oleh empat orang Petugas dari tim tim gugus tugas Covid-19 Dinas kesehatan Kabupaten Bantaeng.

Meskipun Kabupaten Bantaeng dalam pemetaan sebaran wabah virus Covid-19 oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan termasuk dalam zona aman, akan tetapi langkah antisipasi tetap harus dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

Corona dalam bahasa latin berarti Mahkota, saat ini menjadi momok yang menakutkan seluruh negara dunia dikarenakan serangan virus ini sangat mematikan, saat berita ini diterbitkan update dari situs resmi Covid-19 pemprov Sulsel https://covid19.sulselprov.go.id/ ada 5808 warga Sulsel yang masuk dalam kategori ODP(orang Dalam pementauan), 364 ditetapkan sebagai PDP(Pasien Dalam Pengawasan) dan 1239 yang diyatakan Positif terjangkit wabah virus Covid-19 dan telah memakan korban jiwa 175 orang. Sulawesi Selatan sendiri menduduki peringkat keempat secara Nasional jumlah Penderita virus Covid-19.Update perkembangan Berita tentang Covid-19 juga dapat di buka di Website Pengadilan Agama Bantaeng.

Mencermati kondisi demikian, sangat tepat dilaksanakan pemeriksaan Rapid Test bagi seluruh jajaran warga Pengadilan Agama Bantaeng, apalagi pegawai Pengadilan Agama Bantaeng banyak yang berasal dari daerah Pandemi Covid-19 Sulawesi Selatan seperti Makassar dan Gowa.

Terlepas dari momok wabah virus Covid-19, ada baiknya memperhatikan beberapa tips sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Covid-19, yakni dengan tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun antiseptik atau menggunakan Hand Sanitizer, disamping itu menggunakan Masker sebagai pelindung indra pernapasan tempat masuknya virus Covid-19 serta mengindari kontak langsung dengan orang lain dengan menerapkan physical distancing dengan menjaga jarak minimal satu meter dengan orang lain dan yang utama tetap menjaga asupan gizi dalam tubuh agar imun tetap terjaga.

Pengadilan Agama Bantaeng sendiri telah menerapkan standar protokol Kesehatan mengacu pada instruksi Mahkamah Agung Ri sebagai Lembaga tertinggi Peradilan, dengan menyediakan tempat cuci tangan bagi Pegawai dan tamu Pengadilan Agama Bantaeng serta membatasi jarak agar tidak terjadi kontak fisik bagi pihak tamu dengan Pegawai Pengadilan Agama Bantaeng, serta mewjibkan penggunaan Masker.

Setelah dilakukan pemeriksaan Rapid Test Covid-19, seluruh jajaran warga Pengadilan Agama Bantaeng dinyatakan Negatif dari wabah virus Covid-19, meskipun demikian selalu diingatkan untuk mejaga kesehatan dengan mengikuti standar protokol Kesehatan yang telah ditetapkan.

Watching in Link Youtube

ArabicChinese (Simplified)DutchEnglishFrenchGermanIndonesian